Bahan UKD 2 Pidana kelas B FH UNS

1. Apa yang dimaksud unsur-unsur subyektif tindak pidana dan apa saja unsur tersebut?
2. Apa yang dimaksud unsur-unsur obyektif tindak pidana dan apa saja unsur tersebut?
3. Apa yang dimaksud dengan “elementen van het delict” dan sebutkan elemen-elemennya!
4. Jelaskan pengertian perbuatan pidana menurut paham monistis dan dualistis, apa perbedaannya?
5. Jika rumusan delik dalam pasal 362 KUHP dijabarkan ke dalam unsur-unsurnya, maka akan didapatkan unsur subyektif dan objektifnya, sebutkan!
6. Dalam rumusan simons, apakah yang dimaksud musabab?
7. Apakah strafbaar feit menurut simons?
8. Jelaskan persyaratan seseorang dapat dipidana menurut sudarto?
9. Sebutkan dan jelaskan apa saja yang termasuk dalam unsur perbuatan pidana!
10. Jelaskan maksud ELEMENTEN VAN DE WETTLIJKE DELICTS OM SCHRIJVING, berikan contoh.
11. Sebut  dan jelaskan asas berlakunya hukum pidana menurut tempat!
12. Kemukakan pengertian teori relevansi?
13. Apakah hubungan kausal dengan natelan?
14. Masalah kausalitas menjadi penting, apabila kita membicarakan delik apa?
15. Berikan contoh-contoh kejadian teori kausalitas:
  • contoh teori ekuivalen
  • contoh teori individualisasi
  • contoh teori generalisasi
  • contoh teori relevansi
16. bagaimana suatu perbuatan itu bisa dikatakan sebagia tindak pidana?
17. Berikan contoh gerakan yang tidak termasuk perbuatan, sehingga tidak sebagai tindak pidana?
18. Apa fungsi umum dan khusus dari hukum pidana?
19. Apa yang dimaksud dengan hukum pidana formil?
20. Apa yang dimaksud dengan hukum pidana materil?
21. Apa perbedaannya antara delik formil dan delik materiil?
22. Apa yang dimaksud dengan delik aduan? Jelaskan
23. jelaskan DELIK COMMISSIONIS, DELIK OMMISSIONIS, DELIK COMMISSIONIS PER OMMISSIONEM COMMISA
24. Apa yang dimaksud dengan DELIK DOLUS dan DELIK CULPA
25. DELIK TUNGGAL, DELIK BERGANDA, APA ARTINYA
26. Bagaimana maksud asas Legalitas sebagaimana yang terkandung dalam KUHP pasal 1(1)?
27. Profesor van HATTUM berpendapat bahwa “strafbaar feit” tidak dapat dipisahkan dari orang yang telah melakukan tindakan pidana tersebut. Apa maksud dari kalimat itu?
28. Apa yang menjadi perdebatan masyarakat mengenai teori yang menggeneralisir?
29. Berikan secara singkat apa yang dimaksud dengan teori yang menggeneralisi?
30. Berikan contoh kasus dari teori conditio sine kua non!
31. Apa yang dimaksud dengan kejahatan dan pelanggaran?
32. Apa bukti bahwa garis antara rechts dan wets delikten itu sangat sukar?
33. Sebutkan contoh delik dolus dan delik culpa?
34. Apa yang dimaksud dengan delik commissionis dan delikta commissionis?
35. Lokus delikti perlu diketahui untuk apa?
36. Apa yang dimaksud delikta commissionis peromissionem commissa?
37. Pasal apa saja yang penting berhubung dengan tempus delikti?
38. Sebutkan dua aliran tentang locus delikti?
Waaaaaa banyak banget
SEMANGKA (semangat kawan :D)
About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s