Pesannya pada kami di bulan Ramadhan

“Anak-anakku, bukan perut yang lapar, bukan tenggorokan kering yang mengingatkan kedhaifan dan melembutkan rasa. Perut yang kosong dan tenggorokan yang kering ternyata hanya penunggu atau perebut kesempatan yang tak sabar atau terpaksa. Barangkali lebih sabar sedikit dari mata, tangan, dan kaki, lebih tahan sedikit berpuasa. Tapi, hanya kau yang tahu hasrat dikekang untuk apa dan untuk siapa.”

“Ramadhan bulan suci, kata kalian. Kalian hanya menirukan ucapan Nabi, atau telah merasakan sendiri kesuciannya melalui kesucianmu? Bukankah kalian masih selalu menunda-nunda menyingkirkan kedengkian, keserakahan, ujub, riya’, takabur, dan sampah-sampah lainnya yang mampat dalam comberan hati?

“Marilah kita kerja bakti membersikan hati, merobohkan berhala diri kita, yang barangkali secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi telah kita puja selama ini”

“Aku yakin kalian semua sudah tahu apa yang barusan kusampaikan. Kalian sudah hafal dalil-dalil tentang keutamaan bulan Ramadhan. Aku cuma mengingatkan, mengajak kalian untuk muhasabah. Dan, mumpung Ramadhan belum pergi, masih ada kesempatan untuk meningkatkan amal shalih dan ibadah kita. Dan, jika tahun depan kita diberi kesempatan menikmati Ramadhan lagi, maka ingatlah malam ini, jangan pernah kalian lupakan nasihatku ini.”

“Anak-anakkuyang dirahmati Allah, kalian adalah generasi yang dipilih Allah untuk belajar ulumul Qur’an wa ad-din. Tapi, perlu kalian senantiasa ingat, bahwa ilmu tanpa amal itu sia-sia. Dan, amal tanpa ikhlas itu tak bernilai sedikit pun.”

Wamaa khalaqtul jinna wal insa illa liya’buduun. Resapilah ayat itu, lalu tundukan hati dan kepala kalian dalam mengarungi sisa hidup kalian. Faslukii subula rabbiki zhululan. Kita yang dilahirkan dalam keadaan bersih, semoga akan kembali ke hadirat-Nya dalam keadaan bersih pula. Tundukkan kepala dan hati kalian. Menangislah, karena tangisan bisa melembutkan rasa.”

~Kiai Murtadho dalam buku burung-burung cahaya~

#SalingMengingatkan

dok: pribadi

Pesannya pada kami di bulan Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s