Mahasis(w)a: Karena Kita Telah Memilih

muhdhito.wordpress.com
muhdhito.wordpress.com

Juni bulan yang identik dengan Soekarno, salah satu Proklamator Indonesia, karena banyak peran besar dari beliau di bulan ini, banyak pula yang menghubungkannya dengan hujan, karena identik dengan puisi dari Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni, dan bagi saya serta beberapa kawan di Universitas Sebelas Maret (UNS), Juni identik dengan wisuda, sebuah acara yang khusus diadakan bagi mereka yang telah menyelesaikan masa studinya sebagai mahasiswa.

Bagi kami angkatan 2009, yang kini telah menempuh semester 8 tentu momen wisuda menjadi momen yang kami nanti-nantikan, karena menurut buku pedoman akademik Fakultas Hukum UNS, semester ini kami dapat segera lulus, tetapi ada beberapa mahasiswa yang ternyata belum bisa atau bahkan belum mau untuk lulus tentu dengan beraneka macam alasan pembenar bagi mereka.

Menjadi mahasisa, sisa teman-teman seperjuangan yang masih berjibaku bersama dengan tugas-tugas kuliah, menurut saya merupakan konsekuensi atas pilihan yang telah kita buat, karena sejatinya capaian kredit semester untuk lulus sebagai mahasiswa sudah dapat kita ukur sejak kita memasuki semester satu di dunia kampus.

Konsekuensi yang lahir atas pilihan untuk lebih memprioritaskan sesuatu yang kita pilih,  ada dua hal pilihan yang berbeda yang menyebabkan seseorang menjadi mahasisa, yang pertama berisi hal yang bermanfaat, contohnya mengikuti pertukaran pelajar, aktif mengikuti kompetisi, membuka usaha dan sebagainya, sedang yang kedua berisi hal yang tidak bermanfaat, contohnya seperti memelihara sifat malas.

Kedua hal diatas tentu sama-sama dapat menyebabkan seseorang menjadi mahasisa tetapi menghasilkan mahasisa yang berbeda, pilihan pertama menghasilkan mahasisa yang lebih berpengalaman untuk berdampak bagi lingkungan sekitar, sedang pilihan kedua menghasilkan mahasisa tanpa masa depan.

Bagi saya sudah seharusnya mahasisa merencanakan dengan baik, masa-masa akhirnya sebagai mahasiswa, akan digunakan untuk memberi seberapa banyak manfaat bagi lingkungan sekitar, serta telah merencanakan dengan matang pula akan kemana setelah lulus dari dunia kampus, agar tidak ada sesal yang terucap karena kita menjadi mahasisa.

Saya ucapkan selamat kepada mereka yang telah menyandang gelar sarjana, semoga mampu memberi lebih banyak manfaat bagi masyarakat sekitar, menjadi solusi dari setiap permasalahan bangsa, agar terwujud Indonesia yang sejahtera.

Mahasis(w)a: Karena Kita Telah Memilih

2 pemikiran pada “Mahasis(w)a: Karena Kita Telah Memilih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s