Jalur Khusus Pertamax

pertamax
http://www.sejutaumat.com

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubidi khususnya bahan bakar premium yang semula Rp.4.500 menjadi Rp.6.500 ternyata tidak berpengaruh besar pada penurunan jumlah pemakainya, hal ini yang secara kasat mata saya perhatikan di sekitar Depok, Jawa Barat.

Antrian kendaraan bermotor yang akan menggunakan premium masih sering terjadi, menariknya ternyata masih banyak kendaraan bermotor yang seharusnya tidak diperkenankan menggunakan BBM bersubsidi tetapi masih menggunakannya.

Ironis memang, saat pemerintah saat ini dengan bersemangatnya memberikan himbauan untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi bagi rakyat yang mampu, tapi apa yang terjadi nyatanya berlainan dari himbauan pemerintah.

Banyak yang sudah tidak peduli siapa yang berhak menggunakan BBM bersubsidi dalam hal ini premium, mereka hanya berpikir tentang BBM yang murah untuk kendaraan bemotornya walaupun sebenarnya mereka mampu membeli BBM non-subsidi atau pertamax.

Kesalnya lagi pom bensin tempat kita mengisi BBM seringkali menyamakan jalur pembelian pertamax dan premium, seakan tidak ada perbedaan yang berarti untuk mereka yang lebih memilih menggunakan pertamax daripada premium, makin jelaslah alasan mengapa mereka yang secara ekonomi tergolong memgengah keatas tetap menggunakan premium.

Sebenarnya ada cara sederhana untuk memaksa secara halus penggunaan pertamax bagi mereka yang tergolong mampu atau menengah keatas, dengan asumsi mereka yang termasuk golongan ini adalah mereka yang sering berlomba dengan waktu, kenapa saya asumsikan berlomba dengan waktu karena golongan ini rata-rata adalah mereka yang memiliki pekerjaan, atau mereka yang waktunya telah terjadwal dengan sangat baik, contoh tipe seperti ini adalah, siswa sekolah, karyawan kantor, eksekutif muda, dan lain sebagainya.

Cara sederhana memaksa golongan ini menggunakan pertamax adalah dengan cara menyediakan jalur khusus pertamax di pom bensin, jadi bagi mereka yang tidak suka mengantri panjang atau terburu-buru dapat segera mengisi di jalur ini, nantinya dapat juga kita tambahkan spanduk dengan tulisan “Ingin cepat, pakai pertamax”

Sederhanya memang, tapi menurut saya cara ini cukup efektif dipraktekkan di kota-kota besar Indonesia, dimana penduduknya selalu berpacu dengan waktu, yang tidak ingin terlambat hanya karena mengantri untuk menggunakan premium.

Jalur Khusus Pertamax

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s