Beda Rezim Beda Fungsi

hildabasar.blogspot.com
hildabasar.blogspot.com

Beberapa waktu yang lalu saya berkunjung ke Semarang, ibukota provinsi Jawa Tengah yang terkenal berudara panas. Saya berkunjung ke Semarang karena beberapa hal yang berhubungan dengan kegiatan akademis, dalam kunjungan kala itu saya menyempatkan diri untuk melihat-lihat lawang sewu, yang dulu dibangun oleh Belanda sebagai kantor kereta api

Kunjungan ke segala penjuru lawang sewu tentu belum sempurna jika kita tidak mengunjungi ruang bawah tanahnya, ada  sebuah cerita menarik tentang ruang bawah tanah ini, pada masa penjajahan Belanda ruang bawah tanah ini berfungsi sebagai ruang pengatur suhu dan penyimpanan cadangan air yang berasal dari air hujan.

Ruangan bawah tanah ini yang menyebabkan suhu di dalam lawang sewu menjadi lebih dingin dari pada suhu di luar ruangan, sirkulasi udara yang luar biasa, mampu mendinginkan ruangan tanpa menggunakan tenaga listrik, benar-benar mampu membuat nyaman pengunjung yang hadir.

Fungsi ruangan ini berubah saat rezim penjajahan Jepang berlangsung, ruangan ini oleh penjajah Jepang digunakan sebagai ruangan tahanan dengan  dua spesifikasi, yang pertama bilik-bilik berukuran tinggi kira-kira 2 Meter dan luas 50×50 cm digunakan sebagai tahanan berdiri bagi warga Belanda yang tertangkap.

Spesifikasi kedua bilik-bilik pendek berukuran tinggi 50 cm  dan luas 50×50 yang terpergunakan untuk tahanan jongkok yang terdiri dari orang Indonesia.

Tempat yang awalnya digunakan sebagai ruang sirkulasi udara dan ruang cadangan air, kontras berubah menjadi ruang penyiksaan, yang darinya lahir cerita-cerita pilu dari keluarga mereka yang pernah ditahan disini, dan kini setelah Indonesia merdeka, kita mengunakan lawang sewu sebagai museum dan ruang bawah tanahnya dikembalikan pada fungsi awal saat jaman penjajahan Belanda, yaitu sebagai sirkulasi udara dan sebagai tempat cadangan air.

Sejarah bukan untuk dilupakan, justru darinya kita belajar menghadapi kehidupan, maka menjaga bangunan-bangunan sejarah penuh cerita ini menjadi kewajiban kita, agar generasi mendatang dapat melihat dan merenungkan tentang cerita perubahan fungsi ruang bawah tanah lawang sewu

Beda Rezim Beda Fungsi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s